Sabtu, 13 Oktober 2012

Bayam dan Kangkung

Hoi, mungkin dari kalian belum ada yang tau sebenernya makan sayur bayam dan tahu secara bersamaan bisa menyebabkan kista/batu di rahim !!

Bayam diketahui memiliki kandungan hampir 20 persen dari kebutuhan serat makanan untuk tubuh. Hal ini sangat baik untuk membantu pencernaan, mencegah sembelit, mengontrol kadar gula darah, dan juga baik untuk diet.
Selain itu, bayam juga diketahui mengandung flavonoid yakni sebuah phytonutrisi dimana memiliki anti kanker didalamnya. Bayam dikenal memiliki perlindungan untuk tubuh yang sangat baik untuk mencegah terkena resiko kanker prostat.
Tidak hanya itu. Vitamin C dan E, betakaroten, mangan, seng dan selenium pun terdapat dalam sayuran yang satu ini. Antioksidannya mampu mencegah timbulnya osteoporosis, atherosclerosis dan tekanan darah tinggi.
Bayam juga memiliki kandungan yang baik untuk mata. Karena bayam mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin yang mampu melindungi sel lensa manusia dari paparan sinar UV, yang merupakan penyebab utama terjadinya penyakit katarak.
Vitamin A yang terkandung dalam bayam juga baik untuk kulit dan mampu mempertahankan kelembapan. Dengan begitu, Anda pun akan mampu mencegah munculnya jerawat, keriput, sampai mencegah terjadinya penuaan dini.
Bayam juga mengandung vitamin K yang sangat baik untuk tulang dan mampu mencegah osteoporosis, serta mempertahankan kekuatan dan kepadatan tulang. Vitamin K juga memiliki peran untuk kesehatan sistem saraf dan fungsi otak.


Manfaat Tahu juga gak kalah banyak loh, diantaranya :

1. Mencegah penyakit jantung
Sejumlah studi dalam beberapa tahun terakhir telah
menunjukkan bahwa asupan rutin protein kedelai yang terkandung dalam tahu dapat
membantu menurunkan LDL (kolesterol buruk) tanpa menurunkan HDL (kolesterol
baik), yang menyebabkan penurunan risiko penyakit jantung.

2. Meningkatkan produksi energi
Tahu merupakan sumber makanan yang kaya zat besi, yang
menyediakan 30 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk zat besi
dalam 100 gram. Zat besi dalam tahu terutama digunakan sebagai bagian dari
hemoglobin yang membantu dalam ransportasi dan pelepasan oksigen ke seluruh
tubuh mempromosikan produksi energi.
Tahu juga menyediakan 10 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk
tembaga, mineral penting yang dimanfaatkan dalam sel darah merah. Tembaga juga
membantu dalam mengurangi gejala rheumatoid arthritis. Makanan yang berasal
dari kedelai, seperti tahu mengandung isoflavon (fitoestrogen atau estrogen
tanaman) yang bekerja pada tubuh seperti bentuk estrogen.

3. Bermanfaat untuk wanita, khususnya wanita menopause
Selama menopause, estrogen wanita berfluktuasi, baik naik atau turun di bawah
tingkat normal. Nah, fitoestrogen dari kedelai dapat membantu menjaga
keseimbangan hormon tersebut. Hal ini dapat membantu mengurangi frekuensi dan
beratnya gejala hot flashes (rasa panas pada perut) pada wanita menopause.

4. Mencegah osteoporosis
Tahu juga bisa menjadi sumber yang kaya kalsium tergantung
pada koagulan yang digunakan dalam pembuatan (seperti kalsium sulfat yang
digunakan oleh produsen tahu).
Hal ini membantu melindungi terhadap penyakit seperti kehilangan tulang,
kelemahan tulang, rheumatoid arthritis dan osteoporosis. Penelitian baru juga
menunjukkan bahwa isoflavon dalam makanan kedelai dapat memperkuat densitas
(kepadatan tulang). Ini bisa membuat tahu berguna dalam menangkal penyakit
tulang pada wanita postmenopause.

5. Membantu menurunkan berat badan
Tinggi protein membuat perut tidak cepat merasa
lapar. Juga, sifat rendah kalori (sekitar 80 kalori dalam 100 gram) tidak
menambahkan kalori ekstra untuk menu diet Anda.

6. Membantu pasien diabetes dengan masalah ginjal
Diabetes dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, salah
satunya gagal ginjal. Diabetes adalah penyebab utama kegagalan ginjal dengan
tanda awal adanya sejumlah protein dalam urin. Sebuah penelitian dilakukan pada
pria dengan diabetes tipe 2, yang semuanya didiagnosis dengan penyakit ginjal
yang terkait dengan diabetes, menemukan bahwa protein kedelai dapat menurunkan
10 persen protein yang ditemukan dalam air seni.

yaah siapa sangkah, dari makanan yang kaya akan manfaat tersebut bila di makan secara bersamaan bisa menyebabkan penyakit berbahaya yang sangat sulit di sembuhkan. :)


0 komentar:

Poskan Komentar